Shelfology Book Pairing
The 48 Laws Of Power
by Robert Greene
THE MILLION COPY INTERNATIONAL BESTSELLER 'If power is your ultimate goal, this is the book you need' The Times Amoral, cunning, ruthless, and instructive, this piercing work distils three thousand years of the history of power into forty-eight well-explicated laws. As attention-grabbing in its design as it is in its content, this bold volume outlines the laws of power in their unvarnished essence, synthesizing the philosophies of Machiavelli, Sun-tzu, Carl von Clausewitz, and other great thinkers. Some laws require prudence ("Law 1: Never Outshine the Master"), some stealth ("Law 3: Conceal Your Intentions"), and some the total absence of mercy ("Law 15: Crush Your Enemy Totally"), but like it or not, all have applications in real-life situations. Illustrated through the tactics of Queen Elizabeth I, Henry Kissenger, P T Barnum, and other famous figures who have wielded - or been victimised by - power, these laws will fascinate any reader interested in gaining, observing or defending against ultimate control.
EGO IS THE ENEMY
by Ryan Holiday
Buku yang Anda pegang saat ini ditulis dengan satu asumsi optimis: Ego Anda bukanlah kekuatan yang harus Anda puaskan pada setiap kesempatan. Ego dapat diatur. Ego dapat diarahkan. Dalam buku ini, kita akan melihat orang-orang, seperti William Tecumseh Sherman, Katharine Graham, Jackie Robinson, Eleanor Roosevelt, Bill Walsh, Benjamin Franklin, Belisarius, Angela Merkel, dan George C. Marshall. Bisakah mereka mendapatkan yang telah mereka dapatkan sekarang—menyelamatkan perusahaan yang hampir bangkrut, menguasai seni peperangan, menjaga kekompakan tim bisbol, merevolusi strategi rugbi, melawan tirani, dan menghadapi ketidakberuntungan—jika ego menguasai mereka dan membuat mereka hanya memikirkan diri sendiri? Hal yang membuat mereka sukses adalah pemahaman terhadap realitas dan kesadaran—sesuatu yang pernah dikatakan oleh seorang penulis dan ahli strategi Robert Greene, “kita perlu menyerupai laba-laba dalam sarangnya”. Itulah inti dari kehebatan mereka, kehebatan penulisan, kehebatan desain, kehebatan bisnis, kehebatan dalam pemasaran, dan kehebatan kepemimpinan mereka. Yang kami temukan saat mempelajari orang-orang tersebut adalah mereka selalu memiliki dasar berpikir, berhati-hati, dan realistis. Tidak ada satu pun dari mereka yang tidak memiliki ego sama sekali. Akan tetapi, mereka tahu cara meredamnya. Tahu cara menyalurkannya dan melepaskannya, ketika ego muncul. Mereka hebat namun tetap rendah hati. Sebentar, tunggu dulu, tetapi ada juga beberapa orang yang memiliki ego tinggi dan sukses. Bagaimana dengan Steve Jobs? Kanye West? Beberapa dari mereka mempelajari kerendahan hati. Beberapa orang memilih ego. Beberapa mempersiapkan diri untuk perubahan nasib, positif ataupun negatif. Yang lainnya tidak siap. Yang mana yang akan Anda pilih? Akan menjadi siapakah Anda? Yang pasti, Anda telah memilih buku ini karena merasa bahwa Anda membutuhkan menjawab pertanyaan itu, cepat atau lambat, sadar atau tidak sadar.
These books are No Strangers
These books sit together on 5 different collections in our database




